Bima, TaliingNewsNTB.Com – Komitmen RSUD Sondosia dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bima tidak hanya sekedar slogan. Terkini, RSUD Sondosia menghadirkan tenaga medis yakni dokter spesialis bedah baru.
Tidak tanggung-tanggung, dokter spesialis bedah yang dihadirkan dan resmi bergabung dengan RSUD Sondosia itu merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar yakni dr. Ahmad Mikhail Ibrahim, Sp.B.
Pada hari pertama bertugas, dr. Ahmad langsung memberikan pelayanan, setelah menerima konsultasi dari dokter spesialis penyakit dalam terkait seorang pasien. dr. Ahmad segera melakukan visite dan meninjau kondisi pasien, kemudian menyusun rencana tindakan operasi yang akan dilaksanakan di Kamar Operasi RSUD Sondosia. Langkah cepat tersebut menjadi gambaran nyata manfaat hadirnya dokter spesialis yang bertugas secara penuh di rumah sakit.
Direktur RSUD Sondosia, Dr. Firman, MPH menyampaikan, bahwa kehadiran dokter spesialis full time merupakan bagian dari strategi rumah sakit dalam meningkatkan kecepatan, kesinambungan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kehadirannya menjadi tambahan kekuatan bagi RSUD Sondosia dalam meningkatkan mutu pelayanan bedah sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Bima dan wilayah sekitarnya.
"Beliau akan bertugas secara penuh (full time) di RSUD Sondosia. Tentunya ini tidak lepas dari upaya kita dalam peningkatan kualitas pelayanan," kata Dr. Firman, MPH, Sabtu (1/8/26).
"Dan inilah yang kita harapkan dari kehadiran dokter spesialis full time. Saat ada pasien yang membutuhkan pelayanan, dokter dapat langsung melakukan penilaian, mengambil keputusan medis, dan segera menindaklanjutinya. Dengan demikian, pelayanan menjadi lebih cepat, efektif, dan pasien memperoleh penanganan optimal tanpa harus menunggu terlalu lama," tambahnya.
Kehadiran dr. Ahmad juga mendapat sambutan hangat dari seluruh jajaran RSUD Sondosia. Para tenaga kesehatan berharap kolaborasi yang semakin kuat antarprofesi dapat meningkatkan mutu pelayanan bedah sekaligus memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik bagi pasien.
Manfaat adanya dokter spesialis bedah full time langsung dirasakan masyarakat. Salah seorang pasien berinisial AM (34), warga Desa Nggembe, Kecamatan Bolo, yang menjadi pasien bedah pada hari pertama pelayanan dr. Ahmad, mengaku bersyukur atas layanan yang diterimanya.
"dokternya ramah. Kami sangat bersyukur karena sekarang tidak perlu dirujuk jauh-jauh ke Kota Bima atau Dompu lagi. Semoga pelayanan seperti ini terus ada sehingga masyarakat bisa berobat lebih dekat dengan rumah," ungkap AM yang didampingi keluarganya.
Dengan bertambahnya dokter spesialis bedah yang bertugas penuh, RSUD Sondosia optimistis mampu meningkatkan akses pelayanan bedah yang cepat, aman, dan berkualitas. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen rumah sakit untuk terus berkembang menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, lebih lengkap, dan lebih bermutu bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bima. (Red)


