SK 700 Guru Belum Diterbitkan, Dikpora Dompu: Masih Diverifikasi -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

SK 700 Guru Belum Diterbitkan, Dikpora Dompu: Masih Diverifikasi

TalkingNewsNTB.com
31 Mei 2021

  

Foto: PLT Kepala DIKPORA Dompu saat dikonfirmasi, Senin (31/5/21).

Kabupaten Dompu, TalkingNEWS -- Sebanyak 700 orang tenaga guru honorer Kabupaten Dompu-NTB masih mendambakan keluarnya SK Honor Daerah (Honda) yang dijanjikan pemerintah daerah sebelum-nya. Bahkan mereka masih bertanya-tanya kapan SK itu akan diterbitkan. (Baca Juga): Kepala DIKPORA Dompu: Semua Berkesempatan dapat SK Honda.


Menjawab hal itu, Plt Kepala Dinas Dikpora kabupaten Dompu, Drs. H. Rifaid, M.Pd yang ditemui, Senin (31/5/21) mengatakan bahwa ratusan orang data tenaga guru honorer yang telah terkumpul sampai sekarang belum final dilakukan evaluasi dan verifikasi, namun capaian kerja sudah 95 persen dan hampir rampung. 


"Evaluasi dan verifikasi yang kita lakukan sudah hampir rampung dengan capain kira-kira  95 persen dan masih perlu dilakukan konfirmasi kembali pada masing-masing pihak sekolah," tandasnya. 


Dalam pelaksanaan rekrutmen guru honorer tersebut, pihaknya mengaku akan memprioritaskan guru honorer dengan masa pengabdian paling lama, dan tidak terputus-putus sampai dengan 31 Desember 2020. Selain itu, harus memiliki jam kerja atau mengajar. Namun jika tidak memenuhi kriteria itu, kata dia, maka sulit untuk diakomodir.


Disinggung soal anggran, dirinya menjelaskan bahwa sumber pembiayaan untuk 700 guru tersebut akan akan dibebankan pada anggaran APBD II dengan nominal 300 ribu rupiah perorang sebanyak 700 orang terhitung satu tahun. 


Pengangkatan tersebut, menurut dia merupakan salah satu langkah taktis dalam upaya mengsejahterakan guru. Sebab soal gaji sangat berpengaruh pada mutu pendidikan. Di sisi lain, guru juga sebagai pondasi utama dalam memajukan negara.


"Gaji inibsangat penting. Karena jika ada gaji guru semangat mangajar dan meningkat. Namun jika tak ada, maka jelas semangat mengajar akan menurun. Tetapi walaupun sedikit nominal yang didapat, tapi guru punya kepastian," terangnya. 


Lanjut dia, tujuannya yang paling utama adanya SK Honda ini secara legalitas sebagai bentuk pengakuan hak dari pemerintah maupun Negara. untuk membantu para guru agar bisa mengurus NUPTK, serta yang lainnya. 


Ia berharap pada guru honorer sekabupaten Dompu perlu bersabar untuk menunggu selesai verifikasi dan validasi data dan Insya Allah target kita awal bulan Juni ini, akan dilakukan pembagian SK itu mudah mudahan tidak ada hambatan tentu akan melibatkan banyak pihak termasuk tim verifikasi juga


"Kalau pembagian SK Honda untuk 700 orang tentu akan melibatkan banyak pihak termasuk tim verifikasi juga," pungkasya. (Arif)


Editor: Agus