![]() |
Foto: Dua pelaku pemanah mesterius yang berhasil diringkus polisi. |
Dompu, TalkingNEWS -- Kasus pemanah misterius di Kabupaten Dompu NTB kembali terjadi pada Rabu (6/4/22) malam sekira pukul 20:00 Wita. Korbannya yakni WG (18) warga Lingkungan Seratelaka, Kelurahan. Dorotangga, Kecamatan Dompu.
Namun tak butuh waktu lama, kasus yang sangat meresahkan warga ini berhasil diungkap. Kurang dari 4 jam usai aksi, pelaku berhasil diringkus. Mereka berinisial SF (13) warga Desa Manggeasi dan AD (20) warga Kelurahan Kandai Satu Kecamatan Dompu. Keduanya diringkus di kediamannya masing-masing saat tertidur pulas dan tanpa memberikan perlawanan.
Kasat Reskrim Polres Dompu AKP Adhar, S.Sos menjelaskan sebelum kejadian, korban lagi duduk di pinggir jalan gang kuburan cina bersama temannya.
Tidak lama berselang, datang pelaku dari arah Utara langsung melepaskan busur panah, hingga mengenai tubuh korban di bagian pinggang kanan. Akibatnya, korban dilarikan ke RSUD Dompu untuk perawatan medis.
Tak terima dengan peristiwa itu, pihak keluarga korban melakukan aksi blokade jalan. Minta Polisi segera menangkap pelaku. Namun setelah dilakukan upaya persuasif oleh aparat yang turun di lokasi, kelurga korban pun akhirnya membuka jalan, sekira pukul 22:00 Wita.
Setelah menerima laporan resmi dari keluarga korban, anggota langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Alhasil, kurang dari 4 jam dua pelaku berhasil ditangkap. "Meraka diringkus di kediamannya masing masing saat terlelap tidur,"
Guna penyelidikan lebih lanjut, dua pelaku berserta barang bukti kejahatan yakni satu panah beserta busurnya telah diamankan di Mapolres Dompu.
"Kasus ini dalam penyelidikan serius. Karena masih ada satu pelaku berinisial RM yang masih buron," pungkasnya. (Red)
Editor: Agus