Pasca Aksi Soal Lahan Kuburan, Pemda Dompu Akhirnya Tergerak Carikan Solusi -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

Pasca Aksi Soal Lahan Kuburan, Pemda Dompu Akhirnya Tergerak Carikan Solusi

TalkingNewsNTB.com
06 Mei 2022

 

Foto: Wabup Dompu berserta rombongannya saat berbincang dengan warga terkait persolan lahan kuburan. 


Dompu, TalkingNEWS -- Aksi blokade jalan negara secara spontan yang dilakukan oleh sejumlah warga Dusun Karaku Desa Manggena'e Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu beberapa hari lalu ternyata tidak sia-sia. (Baca Juga): Lahan Kuburan Disuruh Bayar, Warga Karaku Ngamuk Blokade Jalan Negara.


Aksi yang menuntut terkait permintaan lahan kuburan untuk warga setempat itu pun membuahkan hasil. Setelah warga ribut, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Dompu akhirnya tergugah untuk bergerak turun mencarikan solusi yang terbaik. 


Diketahui sebelumnya, warga Dusun Karaku Desa setempat, kesulitan untuk mendapatkan lahan kuburan. Kendati ada lahan kosong yang bisa dipakai, namun warga harus membayarnya senilai Rp 1 juta untuk satu orang. Mengingat lahan tersebut dikabarkan masih sengketa dan berstatus hak kelola.


Jumat (6/5/22) Pemda Dompu melalui Wabup Dompu  H. Syahrul Parsan, ST., MT didampingi Sekda Dompu, Asisten, Kesra, Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala Dinas LH, Kabag Tata Pemerintahan, Kabag Prokopim, Camat Dompu, dan Kepala Desa Manggena’e, turun di lokasi untuk membicarakan terkait tuntutan warga tersebut. 


Dari hasil pertemuan itu, Pemda Dompu memberikan solusi jangka pendek maupun jangka panjang, sehingga tanah kuburan yang menjadi kebutuhan warga dapat terpenuhi dengan baik.


"Jangka pendeknya, kita akan menyiapkan lahan seluas 2 are untuk digunakan sementara waktu. Sedangkan solusi jangka panjangnya, kita akan berkoordinasi dengan Pemprov Nusa Tenggara Barat guna mendapatkan ijin memanfaatkan lahan tutupan negara sekitar 1 Ha," kata Wabup. 


"Sehingga, bila sewaktu-waktu ada yang meninggal dunia untuk kepentingan yang mendesak, warga bisa menguburkan anggota keluarganya di lahan yang sudah dipersiapkan, sambil menunggu proses penyelesaian perijinan penggunaan lahan tutupan negara dari Pemprov," pungkas Wabup sembari meminta pada Dinas terkait untuk mengawal persoalan yang dimaksud agar berjalan lancar.


Hasil dari pertemuan itu pun tentu saja menjadi angin segar bagi warga Dusun Karaku. Bahkan keterwakilan dari warga, kala itu menyampaikan terimakasih pada Pemda Dompu atas solusi yang ditawarkan. 


"Kami sampaikan terimakasih pada Pemda Dompu tergerak menyerap dan memberikan solusi atas persoalan kami," kata salah satu warga Dusun Karaku yang enggan disebutkan namanya itu.  (Arif)


Editor: Agus