Mobil Pick Up Vs Motor, Satu Orang Tewas di Tempat -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

Mobil Pick Up Vs Motor, Satu Orang Tewas di Tempat

TalkingNewsNTB.com
21 Oktober 2022

 

Foto: Korban saat dievakuasi warga di TKP. 


Dompu, TalkingNEWSntb.com -- Kecelakaan lalulintas antara Mobil Pick Up dengan sepeda motor terjadi di jalan lintas Sorinomo Dusun Pada Maju, Desa Sorinomo, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Kamis (20/10/22) sekira pukul 16:00 Wita. 


Peristiwa maut tersebut mengakibatkan satu orang korban (pengendara motor) meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP), yang diketahui bernama Suharjo (32). 


Informasi dari pihak kepolisian menyebutkan, Suharjo berboncengan dengan temannya Abdul Hafid(27) sesama warga Dusun Madia, Desa Nangakara Kecamatan Pekat. Keduanya hendak menuju  Desa Sorinomo.


Sementara sopir mobil pick up belum diketahui identitasnya, dan kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian lantaran diduga melarikan diri pasca insiden nahas tersebut.


Kapolsek Pekat, Ipda Muh. Sofyan Hidayat, S.Sos, dalam keterangannya menjelaskan, saat kedua korban dalam perjalanan menuju Desa Sorinomo, tiba-tiba muncul mobil pick up dari arah berlawanan.


"Akan tetapi, laju kedua kendaraan terlampau cepat, kecelakaan pun tak terhindarkan," ungkap Sofyan Hidayat.


Menyadari adanya tabrakan, pengemudi Pick Up sempat turun melihat kondisi kedua korban bahkan mengangkat salah satu korban untuk dievakuasi.


"Sayangnya, melihat kondisi korban yang tak sadarkan diri, pengemudi itupun menurunkan lagi lalu pergi meninggalkan kedua korban," jelasnya.


Untungnya, lanjut Sofyan, datang warga lain menyelamatkan Abdul Hafid yang sadarkan diri kemudian dievakuasi di rumah warga terdekat, lalu kembali mengecek kondisi Suharjo yang masih tergeletak di pinggir jalan, di tempat kejadian.


"Namun, setelah ia periksa, ternyata Suharjo telah meninggal dunia," lanjutnya.


Menyadari hal itu, sambung Sofyan, warga tersebut lantas melaporkan kejadian ke Mapolsek untuk ditindaklanjuti.


"Sesampai di TKP, anggota dibantu warga mengevakuasi korban meninggal langsung ke rumah duka, mengingat keluarga korban menolak untuk dibawa ke puskesmas," tutupnya. (Arif)


Editor: Agus