Foto: Ridwan, SH. Pemilik Akun FB Ridwan Wadumbani.
Bima, TalkingNEWSntb.com -- Kebakaran hebat kantor Inspektorat Kabupaten Bima, pada Kamis (7/8/25) dini hari kemarin, mengakibatkan seluruh isi kantor ludes. Termaksud berkas-berkas penting sejumlah kasus yang saat ini ditangani oleh Inspektorat.
Video dan foto peristiwa kebakaran kantor Inspektorat tersebut pun dengan cepat tersebar lewat platform sosial media, baik (Facebook/WhatsApp). Banyak dari Netizen yang berspekulasi bahwa di balik kebakaran kantor itu, ada motif lain.
Dengan ilmu "cocokologi" para netizen menduga bahwa kantor inspektorat sengaja dibakar. Ada campur tangan oknum yang tersandung kasus yang saat ini ditangani Inspektorat, guna menghilangkan barang bukti. Ada pula yang mengarahkan tudingan langsung kepada Kepala Inspektorat Kabupaten Bima, Agus Salim. Bahwa beliau ikut terlibat dalam kebakaran itu.
Merespon berbagai spekulasi para netizen, pada media ini, Jum'at (8/8/25) Ridwan, SH selaku pengamat hukum menyebut bahwa peristiwa kebakaran kantor Inspektorat ini adalah musibah kita bersama. Tidak bisa kemudian menuding sana sini, tanpa ada dasar bukti yang kuat. Apalagi masalah ini, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
"Pihak kepolisian saja belum memberikan pernyataan resmi persoalan ini. Dibakar atau terbakar. Sebaiknya kita bersikap bijak, menunggu proses hukum yang sedang berjalan," kata pemilik akun Facebook 'Ridwan Wadumbani' ini.
Ridwan juga menilai bahwa peristiwa kebakaran tersebut tentu saja tidak ada kaitan dengan Kepala Inspektorat Kabupaten Bima, Agus Salim seperti yang dituduhkan. Sebab menurutnya, Inspektorat beberapa tahun terakhir gesit dalam mengusut berbagai kasus di lingkup Kabupaten Bima. Termaksud dugaan korupsi dana KUR BSI Bima yang merugikan uang negara Milyaran rupiah.
"Salah satu buktinya, bulan Mei kemarin Inspektorat tuntas mengaudit pihak BSI Bima dan berkas LHP pun sudah diserahkan ke Kejari. Artinya Inspektorat Kabupaten Bima serius terhadap penanganan korupsi," kata dia.
Lalu, lanjut Ridwan, tuduhan yang dilayangkan terhadap Agus Salim selaku Kepala Inspektorat, kaitan dengan terbakarnya ataupun dugaan dibakarnya kantor Inspektorat itu, apa kaitannya?.
"Harusnya kita dukung inspektorat hari ini dalam penanganan korupsi di Bima. Jangan kemudian melayangkan tuduhan kepada seseorang tanpa dasar bukti," ucapnya.
Karena itu, Ridwan berharap kepada seluruh lapisan masyarakat, sesuai dengan permintaan Bupati saat meninjau lokasi kebakaran kemarin, beliau menegaskan agar tidak berasumsi atau berspekulasi di ruang publik terkait dengan kekabakaran kantor Inspektorat.
"Bupati juga-kan sudah menegaskan kemarin agar kita tidak berspekulasi soal ini. Kota tunggu saja proses hukum," pungkasnya.
Untuk diketahui, peristiwa kebakaran kantor Inspektorat Kabupaten Bima pada, Kamis dini hari kemarin melahap seluruh isi kantor dan hanya menyisakan puing reruntuhan dari bangunan. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun total kerukian materil yang dialami senilai Rp. 1,2 Milyar. (Red)