Bela Diri dengan Membunuh 2 dari 4 Begal, MR Malah Terancam Dibui -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

Bela Diri dengan Membunuh 2 dari 4 Begal, MR Malah Terancam Dibui

TalkingNewsNTB.com
13 April 2022

 

Foto: Wakapolres Loteng bersama jajarannya saat menggelar jumpa pers. 


Loteng, TalkingNEWS -- Kasus pembunuhan dua pemuda berinisial OWP (21) dan PN (30) warga Desa Beleka, Lombok Tengah (Loteng) NTB, pada Minggu (10/4) dini hari kemarin akhirnya terungkap. Pelaku pembunuhan tersebut yakni MR alias Amaq Sinta (34) warga Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur Loteng. (Baca Juga): Dua Pemuda di Loteng Tewas Tergelatak Bersimbah Darah.


Namun setelah dilakukan penyelidikan yang mendalam, dua korban pembunuhan tersebut ternyata komplotan begal. Mereka beraksi bersama dua rekannya yakni W (32) dan H (17) yang kini sudah tertangkap. 


Sementara Amaq Sinta merupakan korban, yang kala itu beruha membela diri dengan memberikan perlawanan atas serangan yang dilancarkan keempat begal yang dimaksud. Sehingga dua tewas di tempat dan dua lainnya (W dan H) lari meninggalkan lokasi. 


Atas tindakannya membela diri dari aksi kejahatan tersebut, Amaq Sinta terancam dibui. Dan kini tengah diamankan di  Mapolres Loteng bersama dua begal (W dan H). 


"Saat ini Amaq Sinta beserta dua begal (saksi) sudah diamankan di Mapolres Loteng untuk penyelidikan lebih lanjut," Kata Wakapolres Loteng Kompol Ketut Tamiana melalui Pres Releasenya, Selasa (12/4/22).


Wakapolres menjelaskan, peristiwa itu bermula saat Amaq Sinta akan menuju Lombok Timur. Setiba di TKP Amaq Sinta dihadang oleh keempat begal yang dimaksud. 


Ketika sepeda motornya hendak diambil paksa, Amaq Sinta kemudian memberikan perlawanan. Setelah lama berduel,  P dan OPW pun tewas ditikam. Sedangkan W dan H meninggalkan TKP setelah melihat dia rekannya tersungkur. "Kasus ini masih dalam penyelidikan yang mendalam," pungkas Wakapolres. (Rizal)


Editor: Agus