Foto: HML mengawali peletakan batu pemabnguanan Masjid Al-Mujahiddin. |
Kota Bima, TalkingNEWS -- H. Muhammad Lutfi SE. melakukan peletakan Batu Pertama pembangunan Masjid AL-mujahiddin di kelurahan tanjung rt 08 rw 03 Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, kamis (10/03).
Dalam sambutanya Walikota Bima H. Muhammad Lutfi menambahkan bahwa membangun rumah ibadah adalah tanggung jawab bersama. Membangun sarana ibadah ini tidak cukup dengan mimpi tetapi harus memiliki hanya keberanian, membangun sarana ibadah ini tidak tanggung jawab Pemkot, merupakan tanggung jawab kita bersama,”ujarnya Walikota.
Walikota Bima HML sangat mendukung dan mengapresiasi Pembangunan Masjid tersebut, menurut Walikota sesuai dengan salah satu Visi-Misi Pemerintah Kota bima tentang pembinaan dan peningkatan keagamaan.
Dalam WaliKota bima di dampingi kabag kesra lurah tanjung sebesar untuk memberikan bantuan pembangunan Masjid Al-Muwahidin kampung semawa Kelurahan tanjung Rp 400 anggaran APBD 2022 kepada pengurus masjid.
Menutup sambutannya beliau mengatakan, Pemerintah Kota Bima akan selalu siap berinteraksi dengan masyarakat, dan mendengar secara langsung apa yang diinginkan oleh masyarakat dalam rangka membangun Kota Bima.
Sementara itu pengelola sekaligus Imam di Masjid Al-Muwahidin mengungkapkan, penghargaan sangat besar atas kedatangan Walikota dalam meningkatkan kemakmuran Masjid.
“Sangat bersyukur ya. syukur Alhamdulillah kami kepada Pak Wali, beliau bukan saja datang dengan pribadinya saja melainkan dengan memberikan bantuan. Inilah salah satu dukungan bagi kami bahwa pemerintah ada.
Selain itu, Pak Wali juga mendukung luar untuk membantu perizinan bangunan ini sungguh biasa bagi kami, sekali lagi terima kasih banyak Pak Wali,” ujarnya.
Walikota juga berharap agar setelah di bangun rumah ibadah tersebut benar-benar dirawat dan banyak jamaahnya. Mari sama-sama kita lakukan kepada para panitia agar dalam pembangunan berjalan dengan baik, mudah-mudahan dengan dibangunnya Masjid Al-mujahiddin ini dapat menambah iman dan taqwa kita semua terutama warga setempat,” pungkasnya. (Red)