Wakil Kepala SMK 1 Pekat Minta Gubernur NTB Bangun Pagar Sekolah -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

Wakil Kepala SMK 1 Pekat Minta Gubernur NTB Bangun Pagar Sekolah

TalkingNewsNTB.com
19 Maret 2022

 

Foto: Wakil Kepala SMK 1 Pekat Risky Saputra S.ST Gr.


Dompu, TalkingNEWS - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Pekat Kabupaten Dompu-NTB butuh perhatian dan bantuan dari Dinas Pendidikan Provinsi NTB dan kementerian pendidikan terkait kondisi sekolahnya yang belum dipagar, Jum'at (18/3/22).


Wakil Kepala sekolah Risky Sapitra S.ST Gr mengatakan sangat berharap kepada Dinas Pendidikan provinsi Gubernur NTB dan kementerian pendidikan untuk segera memberikan bantuan anggaran untuk pembangunan pagar sekolah. 


Sebab, dengan tidak memiliki pagar sekolah tersebut, berimbas pada proses pembelajaran dan hasil praktek siswa terganggu, ungkap 


Menurutnya, pembangunan pagar sekolah sangat dibutuhkan, mengingat ternak berkeliaran dan mudah melakukan pengawasan terhadap siswa saat jam istirahat karena banyak murid keluar dari lokasi sekolah.


Kondisi depan gedung SMK 1 Pekat. 


Pagar merupakan salah satu solusi pembatas antara sekolah dan pemukiman masyarakat. Hal ini untuk mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan serta untuk menjaga ketertiban dan kedisiplinan siswa" Ujar 


Pagar sekolah SMK 1 Pekat, baru dibangun sebagian depan itupun sekitar 10%  sementara di samping kiri kanan dan belakang belum ada pagar permanen, masih menggunakan pagar kayu "sementara anggaran yang dibutuhkan untuk pagar permanen sekitar 1 M.


Kata Riski, Sarana Sekolah yang memadai dan lengkap sangat di butuhkan dalam meningkatkan dunia pendidikan. Menyadari pentingnya kedisplinan untuk pencapaian keberhasilan di sekolah dan meningkatkan prestasi.Untuk itu harus didukung pula dengan fasilitas yang baik.


Dijelaskanya sudah beberapa kali pihak sekolah pernah mengajukan bantuan pada pihak DPRD, DPR propinsi, Gubernur dan pihak dinas pendidikan provinsi namun tidak pernah mendapat bantuan. ia tentu sangat berharap ada pihak bisa membantu sekolah tersebut.


Lanjutnya, sekolah SMK 1 Pekat ini ini berdiri sejak 15 Mei 2006 yang diresmikan oleh Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin dan memiliki Jumlah siswa sebanyak 438 orang siswa yang terdata dalam dapodik dengan luas areal 85 Meter persegi.


Dari 438 siswa tersebar 7 jurusan atau kompetensi keahlian yaitu

Jurusan Agrobisnis finansial, Ketahanan pangan hortikultura, Agrobisnis Perkebunan, Agrobisnis pertanian, Tehnik reklamasi dan rehabilitasi hutan, Nonti kapal penangkap ikan dan Agrobisnis pengolahan hasil pertanian. 


Kata Riski, Dengan ruangan belajar sebanyak 19 rombongan belajar (Robel) kelas satu ada 7 Robel, kelas dua Ada 6 Robel dan kelas tiga Ada 6 Robel. "akan tetapi dari 19 Robel untuk kelas baru memiliki delapan kelas Artinya kami masih kekurangan 11 ruang kelas.


Dirinya sangat berharap terealisasi anggaran pagar mengingat pentingnya pagar demi menjaga keamanan dan ketertiban di sekolah SMK 1 Pekat Maupun penjagaan barang hasil praktek. (Arif)