![]() |
Foto: Saat aksi blokade jalan berlangsung. |
Bima, TalkingNEWS -- Sejumlah warga Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabupaten Bima NTB melakukan aksi blokade jalan negara, pada Selasa (10/5/22) malam.
Aksi secara spontanitas yang disertai pembakaran ban bekas tersebut buntut dari pemukulan terhadap Rehan (18) pemuda desa setempat. Pemukulan tersebut diduga dilakukan oleh pemuda Desa Kara saat acara dangdutan (orgen tunggal) di Desa Kara, Selasa Sore.
Pihak keluarga korban menuntut kepolisian untuk segera menangkap pelaku pemukulan terhadap Rehan yang dimaksud. "Kami minta polisi segera tangkap pelaku. Jika tidak jalan tidak akan dibuka," tegas salah satu keluarga korban.
Pantauan di lapangan, blokade jalan itu mengakibatkan arus lalulintas lumpuh total hingga mengalami kemacetan panjang.
Beruntung aksi tersebut tidak berlangsung lama. Anggota Polsek Bolo yang tiba di lokasi langsung bernegosiasi dengan pihak keluarga korban. Bahwa pelaku akan segera ditangkap.
Massa aksi yang mendapat keterangan tersebut pun perlahan membuka jalan dan memadamkan api. Sehingga arus lalulintas Kembali normal.
Sementara, dari informasi yang dihimpun, saat ini, Raehan yang menjadi korban pemukulan tersebut tengah mendapatkan perawatan medis di PKM Bolo. (Khan)
Editor: Agus