![]() |
| Foto: Kasubid Pemanfaatan dan Penghapusan Aset BPKAD M. Isnaini Ramadhan. |
Bima, TalkingNEWSntb.com -- Pelelangan tanah eks jaminan atau tanah sewa tahunan untuk lahan garapan petani Kabupaten Bima, kini mulai dibuka/ditenderkan Selasa, 1 November 2022 besok.
"Draf tanah yang dilelang akan kita umumkan hari ini, sedangkan tendernya/penawarannya dimulai Selasa Besok," jelas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bima melalui Kasubid Pemanfaatan dan Penghapusan Aset BPKAD M. Isnaini Ramadhan, Senin (31/10/22).
Isnaini menuturkan, persiapan pelelangan tahun ini memang dipercepat. Dari pembentukan panitia dan lain sebagainnya. Karena mengikuti pergantian musim (hujan). Sehingga ada jeda waktu bagi petani untuk mempersiapkan segala sesuatunya memasuki musim tanam.
Terkait proses lelang, kata dia, sistemnya masih sama dengan tahun sebelumnya yakni penawaran tertinggi, sedangkan untuk tanah yang tidak laku dalam pelelangan, akan diberlakukan Penunjukan Langsung (PL) sesuai kebijakan panitia. Sementara target yang harus dicapai dari hasil lelang/sewa tanah tahun ini senilai Rp, 8 M.
"Target kita naik 1 M dari tahun sebelumnya, yakni 8 M," tambah Isnaini.
Berapa total area lahan yang masuk draf pelelangan?. Berdasarkan catatan yang dirangkum, total lahan yang masuk dalam pelelangan sekira 713 Ha. Itu tidak termaksud wilayah Kecamatan Sape dan Lambu.
Tak lupa, ia pun terus menghimbau kepada masyarakat, agar sekiranya ingin menggarap lahan. Segera mengikuti tender sesuai prosedur yang ditetapkan panitia. Tanpa melalui perantara Calo, yang tentu merugikan petani sendiri.
"Jika ingin menggarap lahan, kami harap masyarakat tani untuk datang sendiri mengikuti pelelangan sesuai prosedur. Jangan melalui Calo," harapnya. (Khan)
Editor: Agus


