Kota Bima, TalkingNewsNTB.com -- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kota Bima. Dua guru SDN 44 Mande Kota Bima berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII Tahun 2026, melalui cabang olahraga Petanque yang berlangsung di Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) Mataram pada 19–24 Juli 2026.
Kedua guru yang diketahui merupakan pasangan suami istri, yakni Santi, S.Pd dan Dedy Ferdiansyah, S.Pd itu, sukses mempersembahkan medali untuk kontingen Kota Bima setelah tampil impresif selama pertandingan.
Santi, S.Pd berhasil meraih medali emas pada nomor Triple Women, sementara sang suami, Dedy Ferdiansyah, S.Pd, menyumbangkan medali perunggu pada nomor Double Mix.
Keberhasilan pasangan pendidik tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Selain menjalankan tugas sebagai guru, keduanya juga mampu menunjukkan dedikasi di bidang olahraga hingga mampu bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari kabupaten dan kota se-Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Pada media ini, Senin (27/7/2026), Santi, S.Pd mengaku bersyukur atas raihan medali emas yang berhasil diraihnya. Ia mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan yang dijalani secara konsisten serta dukungan keluarga, rekan-rekan guru, dan seluruh tim Petanque Kota Bima.
" Kami tentunya bersyukur, kerja keras kita selama latihan akhirnya berubah manis. Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi kami untuk terus berprestasi dan menginspirasi peserta didik agar aktif dalam kegiatan olahraga," ujarnya.
Santi menambahkan, menjadi seorang guru tidak menghalangi seseorang untuk terus mengembangkan potensi di bidang olahraga. Justru, lanjutnya, guru harus mampu memberikan contoh kepada siswa tentang pentingnya disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.
Hal senada disampaikan Dedy Ferdiansyah, S.Pd. Ia mengatakan medali perunggu yang diraihnya menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk tampil lebih baik pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya.
"Setiap pertandingan memberikan pelajaran yang sangat berarti. Kami bersyukur bisa menyumbangkan medali untuk Kota Bima. Ke depan kami akan terus berlatih agar bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, terutama keluarga, sekolah, dan tim Petanque Kota Bima," kata Dedy.
Ia berharap prestasi yang diraih bersama istrinya dapat memotivasi para guru maupun generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi, baik di bidang pendidikan maupun olahraga.
Keberhasilan pasangan guru SDN 44 Mande Kota Bima tersebut menjadi bukti bahwa profesi pendidik tidak hanya berperan mencetak generasi penerus bangsa di ruang kelas, tetapi juga mampu mengharumkan nama daerah melalui prestasi di tingkat provinsi. (Red)
Terpisah, Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Bima, Supian Sauri, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas perjuangan kedua atletnya yang telah mengharumkan nama daerah.
Ia berharap hasil yang diraih para atletnya itu ke depan dapat pertahankan dan ditingkatkan pada ajang yang lebih bergengsi. Selain itu, prestasi ini juga diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk menekuni olahraga prestasi.
"Petanque Kota Bima memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu cabor andalan dalam mengharumkan nama daerah pada berbagai ajang olahraga di masa mendatang," pungkasnya. (Red)


