![]() |
| Foto: Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi SE (kiri bertopi) saat berdialog dengan sejumlah PKL. |
Kota Bima, TalkingNEWSntb.com -- Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar, bahu jalan, dan di atas taman kini mulai ditertibkan. Giat perdana tersebut dilaksankan di Lapangan Pahlawan Raba, Sabtu (3/12/22).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE tersebut berjalan lancar. Dengan pendekatan Humanis dan Persuasif, sejumlah PKL pun menerima dengan baik apa yang menjadi arahan dan tujuan wali kota atas giat yang dimaksud.
"Tujuan pemerintah menata lapangan pahlawan raba dengan biaya mahal ini, tiada lain semata demi bapak dan ibu sekalian. Tapi kalau kumuh begini, yakin saja tidak ada yang mau datang membeli," tutur Wali Kota di hadapan sejumlah PKL.
Wali Kota meyakini, bahwa seluruh warga termaksud para PKL menginginkan Kota Bima indah, bersih dan nyaman dikunjungi oleh masyarakat dari luar Kota Bima. Namun jika sebaliknya (lapak kotor dan sembrawut) orang tidak akan betah.
"Maka inilah tujuan kami, hadir untuk menata dengan baik agar terlihat bersih dan nyaman bagi pengunjung, sehingga mempengaruhi pendapatan," tambah Wali Kota.
Pemerintah, kata Wali Kota, tidak mungkin melarang warganya mencari nafkah. Namun yang harus ada tempat/lokasi. Makanya pemerintah sudah siapkan dlapak di sisi utara lapangan pahlawan.
Percaya saja, lanjutnya, soal rejeki semua sudah diatur Allah SWT. Tugas hambanya hanya berusaha, berikhtiar. Tentu dengan cara menata lapak dagangannya senyaman mungkin.
"Dan pemerintah sudah siapkan tempatnya yang nyaman, tinggal Bapak/Ibu menempatinya".
"Boleh berdagang, tapi jangan dibuat permanen. Bikin gerobak, lalu bawa pulang. Jangan ada lagi dipasang tenda-tenda dan dibuat secara permanen seperti ini, itu tidak boleh," tambah Wali Kota.
Wali Kota berharap, pada sejumlah PKL agar mulai besok membongkar semua lapak dan beralih berjualan di dalam lapak yang disediakan. "Saya beri batas waktu selambat-lambatnya 4 Desember 2022. Semua harus bersih, harus rata semua biar adil, koordinasi dengan Dinas Koperindag,"pungkasnya.
Dalam kesempatan penertiban itutersebut, Wali Kota Bima didampingi kepala perangkat daerah, dan dihadiri oleh Dandim 1608 Bima dan jajaran, Polres Bima Kota dan jajaran. (Red)


