Dompu Maju Berbicara Lewat Tari: Festival Lakey 2025 dan Gema Warisan Tak Tergantikan -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

Dompu Maju Berbicara Lewat Tari: Festival Lakey 2025 dan Gema Warisan Tak Tergantikan

TalkingNewsNTB.com
21 Juli 2025

Foto: (kiri) Kepala Disbudpar Dompu Ir. Abdul Muis, M.S dan (kanan) Sekretaris Disbudpar Dompu Zainal Afrodi, MM.


Dompu, TalkingNEWEntb.com –Ledakan semangat budaya dan cinta tanah air menggema dari Pantai Lakey, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Festival Lakey 2025 resmi ditutup dengan penuh gegap gempita, mencatat sejarah emas tak hanya di Nusa Tenggara Barat, tapi juga di Indonesia.


Momen puncak festival ini mengguncang jagat budaya nasional dengan keberhasilan mencetak Rekor MURI melalui pertunjukan spektakuler: 21.220 penari "Tari Ou Balumba" tampil serentak, menyatukan langkah dan irama dalam simbol agung gotong royong masyarakat Dompu.


“Ini bukan sekadar festival, ini adalah perayaan jiwa dan jati diri kita,” ujar Zainal Afrodi, MM, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dompu.


Bukan Sekadar Panggung, Tapi Napas Kehidupan


Lebih dari sebuah acara budaya, Festival Lakey 2025 menjadi denyut kehidupan ekonomi masyarakat Hu’u. Mulai dari pelaku UMKM, pemilik homestay, hingga pedagang kaki lima, semua mendapat berkah dari festival yang menyedot ribuan pengunjung domestik dan mancanegara.


Ombak legendaris Lakey yang menggoda peselancar dunia dipadukan dengan keramahan khas Dompu, menjadikan setiap detik di festival ini layaknya mimpi indah yang tak ingin diakhiri.


Juan Reza dan Harmoni Laut Lakey Puncak malam ditutup manis oleh Juan Reza, musisi nasional yang menghipnotis ribuan penonton dengan lagu-lagu bernuansa lokal dan nasional. Saat lampu panggung padam, hanya debur ombak yang tersisa—namun kenangan dan semangatnya terus bergema.


Dompu Siap Menyambut Dunia


Kepala Disbudpar Ir. Abdul Muis, M.Si., melalui Zainal Afrodi, menegaskan bahwa festival ini adalah “kemenangan bersama seluruh masyarakat Dompu.” Ucapan terima kasih pun mengalir kepada jajaran keamanan, insan pers, komunitas seni, dan relawan yang menjaga acara tetap kondusif dan bermartabat.


Sebagai penutup, hari ini (Senin, 21 Juli 2025), Pemerintah Kabupaten Dompu bersama Bupati, ASN, relawan, hingga warga Hu’u turun langsung melaksanakan aksi bersih-bersih massal, sebagai simbol dari komitmen akan kelestarian alam dan semangat #ZeroWaste.


Warisan Budaya, Janji untuk Masa Depan


Festival Lakey bukan sekadar tontonan. Ini adalah warisan. Ini adalah janji: bahwa Dompu tak akan berhenti mencintai budaya, memeluk lingkungannya, dan terus menyambut dunia dengan tangan terbuka dan hati penuh kehangatan.


Sampai jumpa di Festival Lakey berikutnya—dengan semangat yang lebih besar, cinta yang lebih dalam, dan langkah yang lebih mantap. (Arief)