| Foto: Tim Disbudpar Dompu ikut dalam regu gerak jalan 45 Km. |
Dompu, TalkingNEWSntb.com –Suasana Dompu pecah dalam gegap gempita nasionalisme! Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80, Pemerintah Kabupaten Dompu menggelar Gerak Jalan Ketepatan Waktu sejauh 45 kilometer yang memecahkan rekor partisipasi 145 regu Jalan-jalan utama disulap menjadi lautan manusia, penuh energi, semangat juang, dan cinta tanah air.
Acara spektakuler ini dimulai dari Lapangan Pali, Desa Soro Barat, Kecamatan Kempo, dan diikuti oleh pelajar, ASN, TNI/Polri, perwakilan desa dan kelurahan, alumni lintas angkatan, serta masyarakat umum. Atmosfer penuh semangat mewarnai sepanjang rute, dengan sorakan penonton, musik pengiring, dan tepuk tangan membahana mengiringi setiap langkah peserta.
Ketua Panitia, Khaerul Insan, SE., MM., menyebut acara ini sebagai pesta rakyat terbesar dalam sejarah Dompu yang tidak hanya menyatukan masyarakat dalam semangat nasionalisme, tapi juga menjadi berkah ekonomi.
“Tahun ini, kemerdekaan terasa lengkap semangatnya dapat, kebersamaannya terasa, dan rejekinya pun mengalir deras,” ujar Khaerul penuh syukur.
Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE., Lepas Ribuan Peserta, Kobarkan Semangat Persatuan
yang memberikan pidato menggetarkan jiwa.
“Inilah kita, inilah kekompakan yang kita tunjukkan pada dunia. Solidaritas, persatuan, gotong royong, dan jiwa nasionalisme melebur dalam semangat perjuangan!”
Bupati menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi sebuah ajang pembakar semangat patriotisme, terutama bagi generasi muda.
“Darah kita harus mendidih! Kita harus siap membela kebenaran! Inilah generasi sejati pewaris kemerdekaan,” tegasnya lantang.
Disbudpar Dompu Tampil Mengguncang: Di antara ribuan peserta, sorotan publik tertuju pada penampilan memikat dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Dompu. Dipimpin oleh Riyan Febrian, SE. alias “Pak RT”, regu Disbudpar tampil dengan kostum unik penuh makna lokal: kaos hitam bertuliskan "Disbudpar bersama Dompu Maju", celana training hitam, sambolo khas Dompu, dan sepatu putih.
Yel-yel semangat mereka menggetarkan udara:
“Siapa kita? Orang Dompu Ngahi Rawi Pahu!”
“Siapa kita? Disbudpar Dompu! Pariwisata – (Lao ndiha ngaha caru!)”
“Dompu Ku Maju – Maju, Pasti Maju! Disbudpar Yes! Yes! Yes!”
Barisan ini makin mengesankan dengan aksi atraktif Pak RT, diiringi musik tradisional Tabola Bale garapan musisi lokal Juan Reza, yang menyulut semangat penonton.
Peserta gerak jalan tepat waktu
Kepala Dinas Disbudpar, Ir. Abdul Muis, M.Si., serta jajaran seperti Sekretaris Zainal Afrodi, S.Pd., MM, Kabid Destinasi Habiburrahman, SE, dan Plt. Kabid Promosi Ibrahim, SS, M,Si turut berjalan penuh semangat, menunjukkan bahwa sektor pariwisata dan budaya menjadi pilar penting dalam pembangunan semangat kebangsaan.
Rute sepanjang 45 km berakhir di depan Kantor Dikpora Dompu, dengan ribuan warga tumpah ruah menyaksikan parade penuh kreativitas. Penampilan tiap regu seolah menjadi karnaval budaya dan nasionalisme, menjadikan Dompu sebagai pusat perayaan kemerdekaan yang menginspirasi.
Hadir dalam kemeriahan ini antara lain Wakil Bupati Dompu, Sekda, Kapolres Dompu, unsur Forkopimda, para Kepala OPD, Camat Kempo, serta tokoh masyarakat, agama, dan pemuda.
Gerak Jalan Ketepatan Waktu 45 KM ini bukan hanya menjadi catatan sejarah lokal, tetapi simbol kesiapan Kabupaten Dompu menuju Indonesia Emas 2045 – dengan semangat, persatuan, dan budaya sebagai senjata utama. (Arief)


