Lobi Pemerintah Pusat, Bupati Dompu Dorong Festival Lakey Masuk KEN dan Revitalisasi Dua Pasar Tradisional -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

Lobi Pemerintah Pusat, Bupati Dompu Dorong Festival Lakey Masuk KEN dan Revitalisasi Dua Pasar Tradisional

TalkingNewsNTB.com
06 Februari 2026


Dompu, TalkingNewsNTB.Com – Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, terus mengintensifkan lobi ke pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan daerah. Usai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakornas) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Bupati Dompu melakukan serangkaian kunjungan kerja ke sejumlah kementerian, Kamis (5/2/2026).



Setelah agenda di Kementerian Pertanian RI, Bupati Dompu melanjutkan kunjungan ke Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perdagangan RI sebagai upaya memperkuat sinergi pusat dan daerah.



Di Kementerian Pariwisata, Bupati Bambang Firdaus melakukan audiensi terkait pengembangan Festival Lakey agar memperoleh dukungan dan masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN). Audiensi tersebut diterima oleh Kepala Bidang Promosi dan Kemitraan Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI, Eni Komiarti, S.ST.Par, M.Si.



Dalam pertemuan tersebut, Kementerian Pariwisata menyampaikan bahwa Festival Lakey menjadi salah satu event yang diprioritaskan untuk diarahkan masuk KEN. Pemerintah pusat juga mendorong agar Festival Lakey tetap dilaksanakan secara konsisten pada tahun 2026.

Apabila pelaksanaan berjalan baik dan berkelanjutan, Festival Lakey berpeluang diusulkan sebagai event KEN pada tahun 2027.



Selanjutnya, Bupati Dompu bersama rombongan melakukan kunjungan ke Kementerian Perdagangan RI dan diterima langsung oleh Menteri Perdagangan Dr. Budi Santoso, M.Si, bersama Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan, S.IP, M.Si.



Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dompu mengusulkan revitalisasi dan penataan Pasar Ginte dan Pasar Manggelewa agar menjadi pasar yang lebih representatif, tertata, serta mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.



Hasil pertemuan tersebut dinilai positif. Dua pasar tradisional tersebut akan menjadi perhatian serius dan diprioritaskan untuk direvitalisasi dengan dukungan pembiayaan dari Kementerian Perdagangan.



Bupati Bambang Firdaus berharap, revitalisasi pasar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan pendapatan pedagang, serta menciptakan kenyamanan bagi masyarakat.



Sementara itu, Menteri Perdagangan Dr. Budi Santoso menekankan agar kedua pasar tidak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata kuliner di Kabupaten Dompu. Ia juga menegaskan pentingnya pengelolaan pasar secara profesional agar kebersihan dan tata kelola tetap terjaga.



Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Dompu dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata dan perdagangan, sekaligus memperkuat perekonomian daerah melalui sinergi dengan pemerintah pusat. (Arief)