Mataram, TalkingNewsNTB.Com – Cabang olahraga (Cabor) Catur Kabupaten Bima tampil gemilang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB ke XII tahun 2026 dengan keluar sebagai Juara Umum setelah mendominasi perolehan medali dari total 13 medali yang diperebutkan.
Kontingen Kabupaten Bima berhasil mengoleksi 8 medali, terdiri dari 5 medali emas, 2 medali perak, dan 1 perunggu.
Raihan tersebut mengantarkan Kabupaten Bima berada di puncak klasemen cabang olahraga catur, mengungguli Kabupaten Sumbawa di posisi kedua dan Kabupaten Dompu di peringkat ketiga.
Pada nomor Catur Kilat, Kabupaten Bima meraih 1 medali emas dari nomor perorangan putri dan 1 medali perak dari nomor beregu putri.
Di nomor Catur Cepat, atlet Kabupaten Bima kembali menunjukkan dominasinya dengan menyabet 1 medali emas pada nomor perorangan putra, 1 medali emas pada nomor beregu putri, serta 1 medali perak pada nomor perorangan putri.
Sementara pada nomor Catur Klasik, Kabupaten Bima kembali menambah pundi-pundi medali melalui 1 medali emas dari nomor perorangan putri, 1 medali emas beregu putri, dan 1 medali emas pada nomor perorangan putra.
Adapun pada nomor Catur Veteran, Sardin, yang juga merupakan Kepala Desa Tengga, berhasil mempersembahkan medali perunggu untuk Kabupaten Bima.
Prestasi individu juga ditorehkan oleh Agustina, yang sukses mempersembahkan dua medali emas, masing-masing dari nomor Catur Kilat dan Catur Klasik, serta satu medali perak dari nomor Catur Cepat.
Sementara itu, Edison berhasil meraih medali emas pada nomor perorangan putra.
Tim beregu putri yang diperkuat Fatima Azzahra, Yeyen RB, dan Al Fisatul Musfirah juga tampil impresif dengan menyumbangkan medali emas bagi Kabupaten Bima. Yeyen bersama timnya turut mencatatkan raihan dua medali emas dan satu medali perak selama pertandingan.
Ketua Percasi Kabupaten Bima, Ramlin Bahren MN menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras seluruh tim catur Kabupaten Bima.
"Alhamdulillah, capaian ini patut kita syukuri. Prestasi ini bukan diraih secara instan, tetapi merupakan buah dari latihan yang konsisten," kata Ramlin, Minggu (19/7/26).
Ramlin juga menegaskan, bahwa dominasi Kabupaten Bima di cabang olahraga catur bukanlah hal baru. Sejak tahun 2000, hingga saat ini Kabupaten Bima secara konsisten mampu mempertahankan predikat juara umum pada setiap penyelenggaraan ajang tingkat provinsi.
"Dua puluh tahun lebih tetap menjadi juara umum cabang catur. Tentu mempertahankan prestasi jauh lebih sulit dari pada meraihnya, sehingga kami akan terus meningkatkan kualitas pembinaan agar tradisi juara ini tetap terjaga," katanya.
Ia juga optimistis Tim-nya akan memperkuat kontingen NTB pada Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang. Mengingat kualitas dan capaian yang ditunjukkan saat ini, sedikitnya tujuh hingga delapan atlet Kabupaten Bima berpeluang masuk dalam skuad NTB.
"Ke depan, kami memperkirakan ada tujuh sampai delapan yang akan tampil membela NTB pada PON mendatang. Harapannya, kita bisa bergabung dengan Tim unggulan NTB untuk meraih prestasi terbaik," Pungkasnya.(Red)


