Donor Darah di Desa Kalampa Kumpulkan 40 Kantong, UPD RSUD Bima Jadikan Desa Contoh -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

Donor Darah di Desa Kalampa Kumpulkan 40 Kantong, UPD RSUD Bima Jadikan Desa Contoh

TalkingNewsNTB.com
01 Agustus 2026


Bima, TalkingNewsNTB.Com – Kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Kalampa (HMPK) bersama Karang Taruna Desa Kalampa, di halaman SDN Sari Kalampa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Sabtu (1/8/2026), berlangsung sukses.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi dengan Unit Pengelola Darah (UPD) RSUD Kabupaten Bima, Puskesmas Woha, dan Dewan Pengurus Komisariat (DPK) PPNI Puskesmas Woha.


Hasilnya, sebanyak 40 kantong darah dikumpulkan dari para pendonor yang seluruhnya merupakan warga Desa Kalampa. Selain donor darah, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.


Ketua HMPK, M. Galang Ramadhan Zihad, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien di rumah sakit Kabupaten dan Kota Bima.


"Kami yakin setetes darah dari para pendonor akan menjadi sejuta harapan bagi keluarga yang membutuhkan. Satu kantong darah yang disumbangkan dapat menyelamatkan satu nyawa manusia," ujar pemuda yang akrab disapa Ramzi ini.


Ramzi juga menyampaikan, keberhasilan kegiatan itu tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Desa Kalampa, seluruh elemen masyarakat, serta para donatur yang telah memberikan kontribusi.


"Kami mengapresiasi apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi PKB, Hj. Mahdalena, MM, yang menjadi donatur utama dalam kegiatan ini," terangnya.


Sementara itu, petugas UPD RSUD Kabupaten Bima, Suryati, S.Si, mengaku bangga melihat tingginya antusiasme masyarakat Desa Kalampa dalam mengikuti donor darah. Menurutnya, Desa Kalampa layak menjadi desa percontohan dalam pelaksanaan kegiatan donor darah karena memiliki partisipasi masyarakat yang sangat tinggi.


"Kami berharap kegiatan donor darah ini dapat dilaksanakan secara rutin, minimal dua hingga tiga kali dalam setahun, agar mampu membantu memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten dan Kota Bima," katanya.


Suryati menjelaskan, bahwa kebutuhan darah di wilayah Bima cukup tinggi karena UPD RSUD Kabupaten Bima menjadi sentra pelayanan darah bagi enam fasilitas kesehatan, yakni RSUD Kabupaten Bima, RS Sondosia, RS Muhammadiyah, Klinik Dokter Agung, Rumah Sakit Angkatan Darat, dan RSUD Kota Bima.


Sebagai bentuk komitmen atas kerja sama tersebut, pihaknya memastikan akan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan darah bagi warga Desa Kalampa yang menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Bima.


"Kami berkomitmen, apabila ada warga Desa Kalampa yang membutuhkan darah, silakan informasikan kepada kami. Kami siap membantu memenuhi kebutuhan darah sesuai golongan yang diperlukan," pungkasnya. (Red)