Harga Anjlok, Petani Gabah di Dompu Blokade Jalan -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

Harga Anjlok, Petani Gabah di Dompu Blokade Jalan

TalkingNewsNTB.com
16 Maret 2022

Foto: Massa aksi saat blokade jalan berlangsung. 


Dompu, TalkingNEWS -- Sejumlah kelompok tani di Dompu melakukan aksi blokade jalan negara lintas Desa Bara Kecamatan Woja, Rabu (16/3/22) sore. (Baca Juga): Harga Gabah Merosot, Pemda dan DPRD Dompu Didemo Petani.


Aksi secara spontanitas itu sebagai bentuk kekecewaan terhadap pihak Bulog Cabang Bima dan pemerintah Kabupaten Dompu yang saat ini belum juga merealisasikan janjinya untuk menyerap gabah petani sesuai dengan Harga Pokok Penjualan (HPP) yang ditetapkan pemerintah. 


Pantauan langsung media ini gabungan kelompok petani gabah tersebut memblokade jalan menggunakan pohon kayu yang ditebang di pinggir jalan. Akibatnya, arus lalulintas lumpuh total, hingga kemacetan mencapai ratusan meter. 


Korlap aksi, Adi mendesak Pemda Dompu agar segera menetapkan harga gabah sesuai dengan HPP yang ditentukan. Sebab, selama ini petani sudah mengeluarkan biaya yang cukup besar selama masa penanaman dan panen padi. 


"Maka dari itu, Pemda jangan memberikan janji palsu pada petani yang tak mampu direalisasikan. Petani butuh realita bukan janji," tegasnya. 


Sementara itu, Kapolsek Woja IPDA Zaenul yang berada di lokasi aksi berupaya melakukan pendekatan persuasif dan memberikan pemahaman agar jalan tidak ditutup. 


Sebab saat ini, kata Kapolsek, Bupati tidak ada di tempat karena sudah ke luar daerah dalam rangka membahas kepentingan masyarakat juga. Namun setelah Bupati kembali, pihaknya bersedia untuk memediasi kelompok tani untuk menemui Bupati guna membahas harga gabah. 


Mendengar penjelasan dari Kapolsek Woja, perlahan amarah massa aksi mulai reda. Sehingga jalan yang diblokade tersebut akhirnya dibuka, dan arus lalulintas kembali normal. (Arif)


Editor: Agus