![]() |
| Foto: Kondisi salah satu rumah warga di Desa Lune psca diterjang angin puting beliung. |
Kabupaten Dompu, TalkingNEWS-- Belum hilang trauma warga di empat desa Wilayah Kecamatan Manggelewa, akibat diterjang angin puting beliung seminggu lalu, kini musibah yang sama dialami oleh beberapa warga Desa Lune Kecamatan Pajo Dompu.
Diketahui, bencana puting beliung yang disertai hujan lebat itu terjadi Senin (30/11/20) sekira pukul 12:50 Wita. Warga yang menyaksikan peristiwa itu pun panik dan lari berhamburan. Tak hanya itu, enam rumah warga di Desa Lune, juga ikut rusak bagian atapnya akibat ganasnya angin tersebut.
Informasi dari pihak kepolisian menyebutkan, bahwa dalam musibah itu tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
"Alhamdulilah musibah ini tidak ada korban jiwa, namun berdasarkan pendataan dari pihak Pemdes setempat, kerugian materil mencapai Rp. 20 juta," ujar Paur Subag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah mengutip keterangan dari Kapolsek Pajo.
Dirinya mengaku, sesaat setelah mendapatkan informasi adanya bencana tersebut, pihak Polsek Pajo langsung terjun ke lokasi, guna memonitoring dan melakukan pendataan terhadap warga yang menjadi korban bencana alam itu.
Dari hasil pendataan, pemilik rumah korban bencana itu yakni Syafrudin warga Dusun Nata, atap genteng rumahnya rusak akibat tertimpa pohon, Syamsudin Kada warga Dusun Nata, Sukardin H. Muksin warga Dusun Nata, M. Saleh Yusuf, Mulyadin warga Dusun Doroto'i dan Hadinas warga Dusun Karama Mpolo.
"Keenam korban ini merupakan warga Desa lune dan tata-rata kerusakan terjadi pada bagian atap rumahnya saja," pungkas Hujaifah. (TN.01)


