Seorang Gadis 18 Tahun Tewas Tenggelam saat Mandi di Air Terjun -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

Seorang Gadis 18 Tahun Tewas Tenggelam saat Mandi di Air Terjun

TalkingNewsNTB.com
11 Januari 2021

 

Foto: Tim gabungan saat mencari mayat korban.

Sumbawa, TalkingNEWS-- Setelah 13 jam dilakukan pencarian, mayat Rika Mandasari (18) gadis asal Desa Loka Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat ini berhasil ditemukan oleh Tim gabungan Basarnas, BNPB, TNI, Polri dan relawan, pada Senin (11/1/21) sekira pukul 8:40 Wita.


Diketahui sebelumnya, korban dinyatakan hanyut dan tenggelam di air terjun Kalela Kecamatan Jereweh Sumbawa, Minggu siang (1/1/21) saat mandi bersama teman temannya.


"Sekira 13 Jam dicari, akhirnya pukul 8:40 Wita pagi tadi korban berhasil ditemukan tim gabungan di dasar sungai dan langsung dievakuasi ke RSU terdekat," ungkap Kapolsek Jereweh Iptu Saiful melalui Paur Humas Polres Sumbawa Ipda Eddy Soebandi S.Sos, Senin (11/1/21).


Eddy Soebandi menceritakan, awalnya korban berlibur dan mandi di air terjun tersebut bersama sembilan orang temanya. Ketika mandi korban yang tidak bisa berenang itu melopat ke dalam sungai beberapa kali bersama teman-temanya yang bisa berenang. 


Namun Na'as, setelah beberapa kali melompat, korban dan dua temannya tidak kunjung muncul ke atas permukaan air. Dua temannya itu yakni Nunung (18) dan Hidayatullah (17). Namun mereka dapat diselamatkan, sementara korban tidak ditemukan.


"Nunung dan Hidayatullah dapat diselamatkan oleh temannya yang lain, namun korban tidak ditemukan dan tenggelam," katanya. 


Pasca dilaporkan ke Mapolsek Jereweh, tim gabungan TNI Polri, BNPB, Basarnas, PMI, Relawan SIA, Pokdarwis Jantop, Nelayan, keluarga korban dan masyarakat sekitar berusaha mencari korban dari pukul 14.00 Wita hingga pukul 00.00 Wita. 


"Pencarian terkendala air yang cukup deras dan dihentikan pada jam 12 malam," jelas Eddy. 


Setelah dilanjutkan keesokan harinya, tim gabungan dengan alat selam lengkap akhirnya mendapati mayat korban pada pukul 08.40 Wita dan langsung dievakuasi. (TN.03)