Sabet Juara 1 MTQN Semarang, Khaerunnisa Pulang Tanpa Sambutan Pemkab Bima -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

Sabet Juara 1 MTQN Semarang, Khaerunnisa Pulang Tanpa Sambutan Pemkab Bima

TalkingNewsNTB.com
23 September 2026


Bima, TalkingNewsNTB.Com — Qoriah asal Kabupaten Bima, Khaerunnisa, berhasil menyabet juara 1 Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XXXI tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Namun, kepulangannya ke Bima disebut tidak mendapat penyambutan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima.


Khaerunnisa, qoriah asal Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, NTB, meraih medali emas pada cabang Qira’at Mujawwad Dewasa Putri. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi daerah, terlebih pada Oktober 2026 mendatang ia dijadwalkan mewakili Indonesia dalam MTQ Internasional di Kuala Lumpur, Malaysia.


Salah seorang pembina qori dan qoriah yang enggan disebutkan namanya, Rabu (23/9/2026), mengaku kecewa dengan minimnya perhatian Pemkab Bima. Menurutnya, pemerintah daerah semestinya hadir memberikan dukungan sejak Khaerunnisa mengikuti MTQN hingga menyambut kepulangannya ke Bima.


“Semestinya Khaerunnisa disambut di bandara, dijemput dan diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya,” ujarnya. 


Ia menilai perhatian pemerintah terhadap pembinaan generasi Qurani perlu dibuktikan melalui dukungan nyata kepada para qori dan qoriah berprestasi.


Khaerunnisa membenarkan tidak ada penyambutan dari Pemkab Bima saat dirinya kembali ke daerah. Namun, ia mengatakan sempat mendapat sambutan dari Pemerintah Provinsi NTB dan Gubernur NTB. LPTQ NTB juga menyediakan tiket bus untuk perjalanan dari Mataram menuju Bima.

Meski demikian, Khaerunnisa mengaku tetap bersemangat mempersiapkan diri menghadapi MTQ Internasional di Kuala Lumpur pada Oktober mendatang. 


“Saya biasa saja, Om. Yang penting diperhatikan oleh Allah SWT. Karena segala sesuatu atas takdir Allah SWT,” ucap perempuan yang akrab disapa Unas tersebut.


Dukungan justru datang dari Pemerintah Desa Rasabou. Kepala Desa Rasabou mengaku bangga atas prestasi Khaerunnisa dan berencana mendatangi kediamannya untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan uang tunai sebagai bentuk kepedulian desa kepada warganya yang mengharumkan nama daerah.


Sementara itu, Kabag Kesra Kabupaten Bima, H. Yani, membantah Pemkab Bima mengabaikan prestasi Khaerunnisa. Ia mengatakan telah berkoordinasi dengan Bupati Bima terkait pemberian penghargaan yang rencananya diserahkan pada pembukaan MTQ tingkat Kabupaten Bima, 30 Oktober 2026. 


“Kita tidak mungkin abaikan soal itu. Tahun sebelumnya pun kita berikan bonus motor NMX,” katanya.


 Ia juga menjelaskan, Pemkab sebelumnya berencana memberikan anggaran Rp5 juta kepada tiga perwakilan Kabupaten Bima, tetapi pencairannya terkendala. Sebagai kompensasi, penghargaan akan diberikan bersamaan dengan bonus, meski nilai bonus belum dapat disebutkan.


"Insya Allah kita ingklutkan dengan Bonusnya. Cuma nilainya belum bisa saya sebutkan," pungkasnya. (Red)