![]() |
| Foto: Pelaku (tengah dan terikat) beserta barang bukti yang diamankan polisi. |
Kabupaten Dompu, TalkingNEWS-- Peredaran Narkoba khusus di wilayah NTB ini, kian hari dirasa semakin menjamur saja. Pengungkapan dan penangkapan para pelaku gencar dilakukan pihak Kepolisian. Namun anehnya, kasus yang sama tetap kembali bermunculan.
Kali ini, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu meringkus pria berinisial HR (38) pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan satu, jenis Shabu. Pelaku ditangkap di rumahnya Dusun Rasabou Desa Ta'a, Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu, Kamis (4/3/21) sekira pukul 15.30 Wita.
Paur Subag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah menjelaskan, bahwa penangkapan HR berdasarkan informasi dari masyarakat yang mensinyalir bahwa terduga seringkali melakukan transaksi barang haram tersebut, baik di rumahnya maupun di lingkungan sekitar. Sehingga dilakukan penggrebekan di rumahnya pada sabtu (27/2/21) bulan lalu, sekira pukul 15.00 wita.
Saat itu, untuk memastikan laporan tersebut, sekira pukul 18.00 Wita, Kasatresnarkoba, Iptu Tamrin, S.Sos memerintahkan anggota opsnal untuk melakukan penyelidikan dan memantau gerak-gerik pelaku sebelum dilakukan penangkapan.
Setelah dipastikan, sekitar pukul 19.45 wita, anggota Opsnal Restik di bawah kendali KBO Narkoba IPDA Agustamin, SH., bersama warga sekitar, bergerak menuju rumah terduga yang saat itu bersama istrinya.
Di rumah terduga, awalnya anggota masuk ke kamar tidur untuk melakukan penggeledahan. Sayangnya, anggota tidak menemukan barang bukti. Anggota lalu menuju bagian dapur dan menemukan 1 (satu) bungkus rokok Surya 12 diduga di dalamnya terdapat narkotika jenis Shabu.
Saat itu terduga sempat mengelak dengan suara keras hingga mengundang keramaian warga, bahkan nyaris terjadi ketegangan, di mana warga mencoba menghalangi upaya penangkapan terhadap tertuga pelaku.
Untuk meredam emosi warga, anggota opsnal satresnarkoba Polres Dompu dibantu oleh anggota dari Satuan Polsek Kempo melakukan pendekatan secara persuasif. Agar warga tidak berusaha mencoba menghalangi tugas Kepolisian dalam upaya memberantas kejahatan narkotika.
Di luar dugaan anggota, situasi tegang itu dimanfaatkan oleh terduga untuk melarikan diri (kabur). Petugas kembali ke Mapolres hanya membawa barang bukti berupa 1 (satu) bungkusan rokok merk surya 12 berisi 5 (lima) gulung plastik klip transparan dan di dalamnya terdapat kristal bening berupa narkotika jenis shabu seberat 1,45 (satu koma empat lima) gram serta 1 (satu) unit Hanphone Merk Nokia warna biru.
Tidak berhenti di situ, anggota opsnal terus memburu terduga pelaku, hingga akhirnya terduga HR dapat dibekuk pada Kamis kemarin di rumahnya (4/3/21) sekira pukul 15.30 wita tanpa perlawanan. Kemudian digelandang ke Mapolres Dompu untuk diperiksa lebih lanjut.
Atas perbuatannya, terduga dijerat pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 dengan ancaman pidana paling singkat 4-5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (Arif)


