Warga Bara Minta Divaksin, Stok di PKM Dompu Barat Malah Dibatasi -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

Warga Bara Minta Divaksin, Stok di PKM Dompu Barat Malah Dibatasi

TalkingNewsNTB.com
03 Juli 2021

 

Foto: Suasana saat kegiatan vaksinasi di aula kantor Desa Bara.

Kabupaten Dompu, TalkingNEWS -- Dalam sepekan terakhir, jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah Kabupaten Dompu semakin melonjak. Berdasarkan rilisan resmi  dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, pada Kamis (1/7/21) lalu, tercatat ada 23 orang warga Dompu dinyatakan positif covid-19.


Hal itu juga yang mempengaruhi animo masyarakat terutama warga Desa Bara Kecamatan Woja Dompu untuk melaksanakan vaksinasi. Mereka begitu antusias mendatangi kantor desa setempat agar bisa divaksin. Namun masalahnya, stok vaksin di PKM Dompu Barat untuk Wilayah Kecamatan Woja terbatas, sehingga warga banyak yang kecewa karena tak dapat giliran divaksin.


"Kami sudah lama mengantri, ternyata vaksinnya habis," tutur salah satu warga Desa Bara yang enggan dicantumkan namanya, saat dimintai keterangannya, pada Kamis kemarin.


Terpisah Kepala PKM Dompu Barat Mujakir S.Km mengakui bahwa stok Vaksin di tempatnya terbatas. Sementara animo masyarakat Bara untuk mendapatkan vaksinasi sangat tinggi, sehingga pihaknya diminta untuk kembali melaksanakan vaksin tahap selanjutnya. 


"Untuk di Desa Bara kita sudah dua kali melaksanakan vaksin. Tahap pertama pada Kamis kemarin dengan jumlah pasien sebanyak 200 orang, kemudian dilanjutkan Jum'at sebanyak 120 orang. It pun masih ada warga yang mengantri, namun karena stok vaksin terbatas sehingga warga banyak pulang," jelasnya. 


Namun untuk memenuhi permintaan Pemdes Bara agar dilakukan vaksin lanjutan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dikes Dompu untuk segera mencarikan vaksin. "Kita sudah berkoordinasi dengan Dikes, bila vaksin telah terkumpul maka kegiatan akan dilanjutkan," tandasnya.


Dirinya pun meyayangkan sikap pihak Dikes yang hanya memberikan sasaran dan target sementara sarana dan stok Vaksin dibatasi. Sehingga petugas di lapangan tidak menjadi sasaran emosi warga. 


"Minimal Dikes harus berkoordinasi dan komunikasi dengan kita di PKM. Karena kita setiap hari memberikan laporan perkembangan kegiatan Vaksin yang ada di kecamatan Woja ini," sesalnya.


Lanjut dia, sejauh ini, kegiatan vaksinasi tahap ke-dua sudah dilakukan di sepuluh desa dan empat Kelurahan se-Kecamatan Woja dengan jumlah pasien yang ditargetkan sebanyak 900 orang.


"Alhamdulillah Vaksin sudah berjalan 110%, dari 900 orang tmyang ditargetkan, tetapi masih ada desa-desa yang belum kami laksanakan pada tahap kedua ini, salah satunya adalah desa Bara. Nah untuk tahap ketiga, target kita 6000 ribu orang," tutupnya. (Arif)


Editor: Agus