Bima, TalkingNewsNTB.Com-- Pemerintah Desa Bolo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, mengusulkan sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) untuk mendapatkan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 KK telah menerima bantuan pemasangan listrik gratis.
Kepala Desa Bolo, Drs. Muhtar H. Idris, mengatakan program BPBL yang dijalankan pemerintah bersama PT PLN (Persero) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sangat membantu masyarakat kurang mampu yang belum memiliki meteran listrik sendiri.
"Dari tahap awal pemasangan listrik gratis ini sudah banyak warga yang telah mendapatkan. Bahkan di tahap kedua ini pun sudah 50 Kepala Keluarga yang sudah mendapatkan listrik gratis," ujar Muhtar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (13/8).
Ia menjelaskan, Pemerintah Desa Bolo telah berkoordinasi dengan pihak terkait agar seluruh KK yang telah diusulkan dapat menerima bantuan. Pemasangan listrik bagi penerima manfaat, kata dia, masih berlangsung sehingga warga yang belum mendapatkan bantuan diharapkan segera menyusul.
"Sudah kita koordinasikan. Dari sisa KK yang telah diusulkan, nanti akan menyusul. Kita tunggu saja, karena pemasangan listrik masih berlangsung," katanya.
Program BPBL ditujukan bagi masyarakat tidak mampu yang belum menjadi pelanggan PLN. Bantuan yang diberikan meliputi instalasi listrik rumah, pemeriksaan dan penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO), penyambungan kWh meter baru dengan daya 450 VA atau 900 VA, serta token listrik perdana secara gratis.
Adapun penerima bantuan harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau data warga kurang mampu setempat. Rumah penerima juga harus berada di wilayah yang telah memiliki jaringan distribusi listrik PLN.
Selain itu, penerima belum tercatat sebagai pelanggan PLN dan sebelumnya masih menggunakan sambungan listrik dari tetangga atau keluarga.(Gufran)


