Soro Taa Mulai Dibidik Jadi Destinasi Bahari Baru Dompu, Disbudpar Turun Cek Potensi Surfing -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

Soro Taa Mulai Dibidik Jadi Destinasi Bahari Baru Dompu, Disbudpar Turun Cek Potensi Surfing

TalkingNewsNTB.com
24 September 2026

Dompu, Talkingnewsntb.Com — Soro Taa di Desa Daha, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, mulai mencuri perhatian sebagai calon destinasi wisata bahari baru. 


Potensi surfing yang mulai dilirik wisatawan membuat kawasan pesisir tersebut kini masuk radar pengembangan pariwisata daerah.


Merespons aspirasi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) turun langsung meninjau kawasan Soro Taa, Rabu (23/9/2026).


Peninjauan dipimpin Kepala Bidang Destinasi Disbudpar Dompu, Habiburrahman, SE, bersama Tim Bidang Destinasi dan Bidang Sumber Daya Manusia (SDM). Kunjungan lapangan tersebut menjadi langkah awal untuk melihat kondisi riil kawasan sekaligus mengidentifikasi potensi dan daya tarik wisata yang dapat dikembangkan.


Soro Taa sebelumnya didorong masyarakat Desa Daha agar mendapat perhatian pemerintah daerah dan masuk dalam agenda pengembangan destinasi pariwisata Kabupaten Dompu.


Hasil peninjauan awal menunjukkan kawasan Soro Taa memiliki potensi wisata bahari, terutama untuk aktivitas surfing dan pengembangan kawasan pesisir.

Namun, Habiburrahman menegaskan pengembangan Soro Taa tidak bisa dilakukan secara instan. Pemerintah perlu memastikan berbagai aspek sebelum kawasan tersebut diarahkan menjadi destinasi wisata baru.


“Sejumlah tahapan perlu dipersiapkan secara terukur, mulai dari identifikasi potensi dan daya tarik wisata, pemetaan kawasan serta kondisi lapangan, inventarisasi kebutuhan sarana dan prasarana, penguatan keterlibatan masyarakat, hingga penyesuaian dengan perencanaan dan program pengembangan pariwisata daerah,” ujar Habiburrahman.



Aspirasi pengembangan Soro Taa mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Daha. Salah seorang warga, Nurisa, mengapresiasi langkah Disbudpar yang turun langsung ke lapangan setelah masyarakat menyampaikan usulan pengembangan kawasan tersebut.


Menurut Nurisa, Soro Taa memiliki daya tarik wisata bahari yang tidak kalah menarik dari kawasan Lakey yang selama ini lebih dikenal sebagai salah satu ikon surfing Dompu.


“Selama ini orang mengenal tempat surfing hanya di Lakey. Padahal, Soro Taa juga memiliki tempat surfing yang mulai dilirik wisatawan,” katanya.


Ia menyebut aktivitas surfing di Soro Taa mulai mendapat perhatian wisatawan. Bahkan, sejumlah wisatawan telah datang dan melakukan aktivitas surfing di kawasan tersebut.


“Potensi wisata Soro Taa tidak kalah menarik dengan Lakey. Saat ini sudah ada wisatawan yang datang melakukan surfing di Soro Taa dan kunjungannya terus meningkat,” ungkap Nurisa.


Warga Dorong Soro Taa Masuk Perencanaan Pariwisata

Nurisa menilai peninjauan Disbudpar merupakan momentum awal yang harus ditindaklanjuti dengan perencanaan yang lebih konkret.


Masyarakat berharap pemerintah tidak berhenti pada peninjauan lapangan, tetapi mulai menyusun langkah pengembangan kawasan secara bertahap, termasuk penataan kawasan, penyediaan sarana dan prasarana pendukung, serta penguatan peran masyarakat lokal.


“Masyarakat berharap Soro Taa dapat masuk dalam perencanaan pengembangan destinasi pariwisata Kabupaten Dompu,” harapnya.


Jika nantinya dikembangkan berdasarkan kajian dan perencanaan yang matang, Soro Taa berpotensi menambah pilihan destinasi wisata bahari di Kecamatan Hu'u sekaligus membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Daha dan wilayah sekitarnya.


Pengembangan kawasan juga diharapkan tidak sekadar mengejar peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat lokal dan pengelolaan kawasan pesisir secara berkelanjutan.


Soro Taa kini mulai dibuka sebagai opsi baru wisata bahari Dompu. Tinggal menunggu sejauh mana potensi surfing tersebut mampu diterjemahkan menjadi perencanaan, penataan, dan pengembangan destinasi yang nyata. (Arief)