Idap Penyakit Komplikasi, Muhtar tak Berobat, Pemuda di Dompu Galang Dana -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

Idap Penyakit Komplikasi, Muhtar tak Berobat, Pemuda di Dompu Galang Dana

TalkingNewsNTB.com
21 Juli 2020

Foto: para pejuang Kemanusiaan saat melakukan penggalangan dana dan kondisi Muhtar teebaling lemah di tempat tidurnya.

TalkingNEWS
-- Sejumlah Pemuda yang tergabung dari beberapa lembaga kemanusiaan di Dompu-NTB melakukan penggalangan dana untuk Muhtar (53) Warga  Dusun Mbawi Desa Mbawi kecamatan Dompu-NTB. Muhtar sebelumnya divonis penyakit kompilkasi yakni gagal ginjal dan pembebakan hati.

Pengalangan dana itu berlokasi di perempatan cabang Cakre, pada Selasa (21/7/20). Aksi sosial tersebut atas inisiasi lembaga Pandawa 12 Kis, Lembaga Samudara Gunawan, Dian Fondation Sahidah, Lembaga Figur Dompu Mahfud, ketua PKK Monta baru Lilisuriani dan mantan ketua karang taruna Bakajaya Tolhairun Sahriramadhan.

"Kegiatan ini adalah merupakan panggilan jiwa dan bentuk kepedulian terhadap Muhtar yang terindikasi penyakit gagal ginjal dan pembekakan hati," ungkap Gunawan salah anggota dalam aksi penggalangan dan tersebut.

Gunawan mengatakan, bahwa penyakit yang diderita Muhtar sudah berlangsung sejak tiga tahun terakhir. Muhtar hanya bisa pasrah dan terbaring lemah di kasur tempat tidurnya lantaran tidak ada biaya berobat, bahkan BPJS pun dia tak punya.

"Jangankan untuk berobat, buat makan sehari-hari saja sudah susah. Apalagi dia memiliki tujuh orang anak. Ia hanya dirawat oleh sang Istri tercinta Misbah (50) di rumahnya," tutur Gunawan.

Ia berharap, ada perhatian dari Pemerintah Daerah serta uluran tangan dari para dermawan untuk membantu biaya berobat Muhtar. Sehingga Ia bisa lekas sembuh dan kembali beraktivitas guna membiayai kebutuhan keluarganya.

Di tempat yang sama Dian Fondation Sahidah menjelaskan, selain tidak punya biaya pengobatan, Muhtar juga tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan, sehingga masih kesulitan dalam mendapatkan pelayanan pengobatan dari pihak rumah sakit.

Lanjutnya, di satu sisi, Muhtar ini masih warga Desa Wawonduru sesuai Kartu Keluarganya dan belum dirubah status sebagai warga Desa Mbawi," ungkap Sahidah.

"Kita berencana akan secepatnya membantu mengurus surat-surat pindahnya dan mengusahakan agar Muhtar bisa dapat BPJS Kesehatan," tutupnya. (TN.02)