![]() |
| Foto: Kapolda NTB saat memimpin Apel Gabungan. |
Mataram, TalkingNEWS-- Dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif jelang Idhuladha Juli 2020 mendatang, seluruh jajaran Polda NTB akan mengelar operasi Patuh Gatarin selama 14 hari ke depan, di wilayah hukum Daerah setempat. Terhitung mulai dari 23 Juli sampai 5 Agustus 2020.
Demikian disampaikan Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad IQbal S.I.K, M.Si, saat memimpin Apel gabungan di lapangan Mapolda NTB, Kamis (23/7/20).
Kapolda mengatakan, bahwa permasalahan di bidang Lalu Lintas berkembang cepat dan dinamis yang belakangan diberangi dengan covid-19. Tentunya berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi di NTB. Oleh sebab itu, dirasa perlu diambil langkah untuk mendisiplinkan dan mobilisasi orang guna menciptakan suasana yang kondusif.
Karna berdasarkan data, kecelakaan lalu lintas cukup rentan terjadi. Terbukti operasi Gatarin 2018 lalu sebanyak 41 kejadian dan 15 orang meninggal dunia. Namun ada penurunan yang signifikan pada tahun 2019 dimana tingkat kecalakaan terhitung 33 kasus dan 8 orang meninggal dunia. Jika dikalkulasikan ada penurunan sekira 27 persen dibanding 2018 lalu.
Sementara jumlah pelanggaran operasi patuh 2019 sebanyak 15.750 pelanggar dan mengalami penurunan 5'100 pelanggaran atau 24 porsen, dibanding periode yang sama tahun 2018 sebanyak 20.850 pelanggaran," papar Kapolda.
Lanjut dia, sedangkan jumlah teguran Operasi patuh 2019 sebanyak 4.556 mengalami peningkatan sebanyak 121 pelanggaran atau 3 porsen dibanding dengan periode yang sama tahun 2018 sebanyak 4.435 pelanggaran.
"Secara umum bahwa pelanggaran didominasi karena tidak menggunakan helem, sabuk keselamatan dan kelengkapan surat-surat kendaraan," jelasnya.
Ia menyampaikan Operasi Patuh ini agar dikedepankan tindakan premitif melalui edukasi yang baik dengan cara konfensional maupun tehnologi informasi agar bisa diterima oleh msyarakat dan mampu mengubah perilaku terkait protokol kesehatan dimasa adaptasi kebiasaan baru," tandasnya.
Menutup penyampaiannya, Kapolda NTB menekankan agar dalam pelaksanaan mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan serta tetap mempedomani protokol kesehatan dalam situasi New Normal," pintanya.
Sementara dalam apel gabungan tersebut, diikuti oleh Wakapolda, Danrem 162/WB, Irwada Polda NTB, PJU Polda NTB, Danlanal Mataram, Danlanud ZAM, Dandenpom Mataram, Kepala Kejaksaan Negeri Mataram, Ketua Pengadilan Negeri Mataram, Kepala Dishubkominfo Prov NTB, Kapala Dikkes NTB, Kepala Bappeda NTB, Kepala Kesbangpoldagri NTB, Kepala PT Jasa Raharja NTB, Kepala PT BRI cab. Mataram, PJU, Kapolresta Mataram. (TN.03)


