H. Ikhtiar SH Resmi Lepas Jabatannya Sebagai Kadis Dikpora -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

H. Ikhtiar SH Resmi Lepas Jabatannya Sebagai Kadis Dikpora

TalkingNewsNTB.com
03 Agustus 2020

Foto: Usai acara Sertijab berlangsung.

Kabupaten Dompu,TalkingNEWS
-- H. Ikhtiar SH secara resmi melepas jabatannya sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadis Dikpora) Kabupaten Dompu-NTB, saat agenda serah terima jabatan (Sertijab) di Gedung Samakai, pada Senin (3/8/20).

Acara Sertijab yang dihadiri Bupati Dompu, Drs. Bambang M. Yasin, Asisten satu Ir. Ruslan, M.Si, Kepala  Badan Kepegawaian Daerah (BKD), seluruh KUPTD Dikpora Kecamatan dan Seluruh Kepala Sekolah se-Kabupaten Dompu tersebut, berjalan hikmad.

Dalam sambutannya H. Ikhtiar yang akrab disapa HI ini, menyampaikan bahwa dirinya menjabat sebagai Kadis Dikpora sudah puluhan tahun, Kini dia putuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan yang masih tersisah tujuh tahun tersebut.

Ia mengaku, keputusan mengudurkan diri tersebut, semata-mata untuk melanjutkan program yang belum terselesaikan dan mensukseskan dunia pendidikan dan kepentingan masyarakat "Ngahi Rawi Pahu".

"Saya mengundurkan diri, untuk bisa mendampingi dan menjadi orang nomor dua di pasangan Eri-HI pada Pilkada Dompu 2020 ini," jelasnya.

Bukan tanpa alasan, HI mengundurkan diri dari jabatan, justru ingin lebih lagi mengabdi untuk seluruh masyarakat kabupaten Dompu, lebih khusus demi kemajuan dunia pendidikan kedepannya.

"Alasan saya mengundurkan diri dan maju sebagai wakil calon bupati Dompu, saya ingin mengabdi kepada masyarakat Dompu. Dan khusus dunia pendidikan,"

Sebab, saya memiliki mimpi untuk semua Kepala UPTD harus berwibawa, mereka harus memiliki mobil Dinas, begitu juga Kepada sekolah harus memiliki motor dinas yang pantas. Untuk kemajukan dunia pendidikan nanti, selain dana bersumber dari BOS, saya akan sisipkan Anggaran Daerah untuk kesejahteraan guru honorer," pungkasnya.

Di tempat yang sama M. Amin, S.Sos, yang biasa disapa Dae Obe selaku kepala Dinas Dikbudpora baru dilantik menegaskan pula, bahwa seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bersikap netral pada Pilkada akan datang. Jika terdapat seorang kepala sekolah yang  melakukan politik praktis dirinya tidak segan-segan memberikan sanksi sesuai undang-undang yang berlaku.

"Saya katakan, kita selaku ASN harus netral, ini tahun politik, nanti akan ada sebab akibat"

Lanjutnya, jikaalau terdapat ASN bermain politik praktis kita ambil sikap pada jabatannya sebagai kepala sekolah karena telah melanggar" tegasnya.

Dalam kesempatan itu pula, Bupati Dompu Drs H. Bambang M. Yasin, menunjukkan rasa kekagumannya atas sikap yang diputuskan oleh seorang HI yang berani mengambil resiko untuk berhenti dari jabatannya, padahal sisa jabatan masih terdapat tujuh tahun berjalan. 

Jika HI telah berhenti dari jabatannya, maka, diakui HBY bahwa HI harus menerima pemotongan gaji, dan tunjangan hilang, mobil Dinas Hilang dan perjalanan kemana-mana dengan gratis semua hilang.ungkapnya

"Dari itu saya tekankan, bahwa hidup itu memang harus punya cita-cita, hidup harus punya potensi, harus punya pendirian dan hidup harus punya integritas. 

Dan semua ini bisa diwujudkan hanya mulai usaha, begitupun usaha yang dilakukan H. Ikhtiar dalam berusaha untuk menjadi wakil Bupati Dompu," paparnya.

Usai Bupati memberikan sambutan,  acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama (TN.02)