500 Pelari Taklukkan Jalur Tambora, Bupati Dompu Turut Lari di Savana Doroncanga -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

500 Pelari Taklukkan Jalur Tambora, Bupati Dompu Turut Lari di Savana Doroncanga

TalkingNewsNTB.com
31 Agustus 2026


Dompu, TalkingNewsNTB.Com – Sekitar 500 pelari dari berbagai daerah di Indonesia menjajal kawasan Tambora melalui ajang Tambora Jungle Run 2026 di Sanctuary Resort Doroncanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Minggu (30/8/2026). Kegiatan ini memadukan olahraga, petualangan alam, dan promosi pariwisata.


Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE secara langsung melepas peserta kategori 10K Savana Trail dan 5K Fun Trail. Tidak hanya membuka kegiatan, Bambang bersama istrinya, Onty Farianti yang juga Ketua TP-PKK Kabupaten Dompu, ikut turun sebagai peserta kategori 5K Fun Trail.


Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Kepala Bappeda dan Litbang Provinsi NTB, Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Kajari Dompu, Dandim 1614/Dompu, Kapolres Dompu, sejumlah kepala SKPD beserta jajaran, serta para camat se-Kabupaten Dompu.


Tambora Jungle Run 2026 menghadirkan tiga kategori lomba, yakni 40K Sea to Summit Star, 10K Savana Trail, dan 5K Fun Trail. Kategori 40K dimulai pukul 05.15 WITA dari kawasan Sarae Nduha dengan rute dari pesisir menuju kawasan Gunung Tambora. Sementara 10K dilepas pukul 06.30 WITA, sedangkan 5K berlangsung dengan titik start dan finish di Sanctuary Resort Doroncanga.


Lintasan yang disiapkan memberikan tantangan berbeda bagi para peserta, mulai dari kawasan pesisir, savana hingga lanskap pegunungan Tambora. Selain menguji kemampuan fisik, peserta juga dapat menikmati panorama alam kawasan Tambora selama mengikuti perlombaan.


Pelaksanaan Tambora Jungle Run 2026 sekaligus memperkuat potensi Tambora sebagai destinasi sport tourism. Kehadiran ratusan pelari dari berbagai daerah menjadi sarana promosi wisata alam Dompu, khususnya kawasan Tambora yang memiliki bentang alam dan jalur petualangan yang beragam.


Kegiatan tersebut juga membawa pesan penting tentang pelestarian lingkungan. Tambora tidak hanya menjadi kawasan yang menawarkan tantangan bagi para pelari, tetapi juga memiliki potensi wisata yang perlu dikembangkan dengan tetap menjaga kelestarian alamnya. (Arief)