![]() |
| Foto: Kondisi Korban meninggal di TKP. |
Peristiwa berdarah itu terjadi di Dusun Nggeru Timur Desa Mangge Asi (TKP), pada Jum'at (12/6/20) sekira pukul 13:00 (Wita). Korban diketahui meninggal di tempat, akibat luka yang cukup serius, hingga leher nyaris terputus.
Berdasarkan informasi dari piahak kepolisian menyebutkan, bahwa motif pembunuhan tersebut diduga hal sepele, yakni tak terima ayah pelaku (Abdur Rasyid red) didorong dan dihina korban.
"Motif pelaku membacok dan gorok pelaku, diduga tak terima ayahnya dihina korban," ungkap Kapolres Dompu melalui Paur Subag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah.
Hujaifah menceritakan, awal kejadiannya ketika korban hendak menuju ladangnya yang berdekatan dengan ladang pelaku. Ketika itu, korban ditanyakan kabar oleh pelaku yang tiada lain merupakan sepupunya sendiri. Korban pun menjawab dengan nada sinis.
"Saat ditanya kabar oleh pelaku, korban menjawab 'tak perlu kamu tau kabar saya'," jelas Hujaifah.
Awal dari pertanyaan dan jawaban itu, sehingga keduanya pun beradu mulut. Ayah pelaku yang mendengarkan percecokan tersebut pun sempat menanyakan apa yang diributkan.
"Ayah pelaku saat itu sempat menanyakan terhadap keduanya. Namun dengan santai jawaban korban 'biasa lagi ngomong sama anak sendiri," ungkap Hujaifah.
Ayah pelaku langsung membantah, dengan menyatakan bahwa pelaku bukan anakmu (korban red) melainkan sepupu mu, nanti diketawakan sama orang lain," sambung Hujaifah.
Mendengar pernyataan tersebut, korban langsung mendorong ayah pelaku dan mengeluarkan narasi hinaan dengan nada 'Kurangajar Kamu (Ayah Pelaku red), berarti kamu yang mengajarin anak mu yang tidak baik selama ini'.
Lanjut Hujaifah, Tak terima dengan tindakan korban, pelaku pun balas dengan kata-kata kasar, sehingga cek-cok pun tak terelakan. Tak lama berselang, keduanya pun saling tantang berduel.
Pelaku yang sebelumnya sudah membawa parang diselipkan dipinggang, langsung dikeluarkan dan membacok kepala korban, bahkan digorok hingga nyaris terputus," jelasnya.
Merasa perbuatannya tersebut salah dan melanggar hukum, pelaku pun menyerahkan diri ke Mapolres Dompu pukul 13:30 (Wita). Menindak lanjuti kejadian itu, Polsek Dompu langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban menuju RSUD Dompu untuk dioutopsi.
Sementara pihak keluarga, juga ikut dijemput Polisi untuk dimintai keterangan atas peristiwa pembunuhan tersebut. (TN.02)


