Nipu Warga dengan Ngaku Anggota, Pria di Dompu Diringkus -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

Nipu Warga dengan Ngaku Anggota, Pria di Dompu Diringkus

TalkingNewsNTB.com
11 Juni 2020

Foto: Pelaku (tengah) saat diamankan petugas.
TalkingNEWS.asia-- Modus dengan berpura-pura menjadi anggota Intel berdinas di Polda-NTB, pria berinisial RW (30) warga Desa Doropeti Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu ini melakukan aksi penipuan.

Informasi itu terungkap setelah adanya laporan resmi dari pihak korban atas nama Suradin dengan nomor: LP / 149 / IV / 2020 / NTB / Res Bima, tertanggal 24  April 2020. 

Berdasarkan informasi dari kepolisian, bahwa pelaku kerap menlancarkan aksi penipuannya itu kepada masyarakat setempat. 

 "Pelaku ini sering melakukan penipuan di wilayah Pekat," unhkap Kapolres Dompu melalui Paur Subag Humas Polres Dompu Hujaifah, Rabu (10/6/20).

Kata Hujaifah, Pelaku diamankan terkait tindak pidana penipuan (378 KUHP) yang terjadi pada 20 Maret 2020 di Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Berdasarkan keterangan dari pelaku, awalnya  Ia berkenalan dengan korban di Facebook dan mengaku sebagai anggota Intel di Polda-NTB. Sehingga pelaku menawarkan diri untuk membantu anak korban menjadi anggota Polri, dengan syarat menyediakan uang. 

Korban yang saat itu sudah mulai percaya, langaung mentransfer uang kepada pelaku sebanyak dua kali dengan jumlah Rp. 17.000.000,-. Setelah korban mentransfer uang tersebut, pelaku langsung hilang kabar dan tidak bisa dihubungi sehingga korban merasa tertipu dan korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian Polres Bima," jelas Hujaifah.

Untuk menelusuri keberadaan pelaku, Polres Bima berkoordinasi dengan Polres Dompu untuk melakukan upaya penangkapan. Setelah beberapa hari dilidik, terdengar kabar bahwa pelaku berada di Kecamatan Pekat-Dompu.

"Pelaku ditangkap Rabu (10/6/20) pukul 20:30 (Wita) saatbberada di kediamannya di Desa Doro Peti Kecamatan Pekat," jelas Hujaifah.

Guna penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut, pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Dompu," jelas Hujaifah. (TN.02)