![]() |
| Foto: Warga Duaun Ndano Ndere Desa Bajo saat mengantri ambil air di bak penampung. |
Kabupaten Bima, TalkingNEWS-- Setiap tahun memasuki musim kemarau, Dusun Ndano Ndere Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima-NTB kerap mengalami krisis air bersih.
Tak pelak, jika warga setempat sering mengeluhkan kekeringan ketika setiap musim berganti (kemarau). Memang tak dipungkiri, setiap teriakan warga tetap direspon dengan menyalurkan bantuan air bersih. Namun yang lebih diharapkan adalah solusi kongkrit untuk menanggulangi masalah serupa.
Pantauan di lapangan, Kamis sore (30/7/20) puluhan warga setempat berbondong-bondong rebutan antrian untuk mengambil air di tempat bak penampungan yang telah disediakan sebelumnya. Sumber air tersebut pun diambil lewat saluran pipa dari pegunungan yang jauhnya sekitar 2 kilo meter dari perkampungan warga.
Herman salah satu warga setempat mengaku bahwa krisis air bersih sudah menjadi keluhan utama bagi warga. Bagaimana tidak, setiap kali masuk musim kemarau, air sangat susah didapat. "Kalau sudah masuk musim kemarau seperti ini, air bersih sulit kita dapat," ujar Herman.
Kendati begitu, Ia tak memungkiri setiap kali keluhan, warga tetap mendapat bantuan didroping air bersih dari berbagai pihak. Itu pun kalau sudah sekarat. "Dari tahun sebelumnya, memang kita tetap didroping air bersih, namun harus teriak-teriak dulu," ketusnya.
Harusnya kata dia, agar tidak terjadi keluhan serupa, Pemerintah memberikan solusi kongkrit terkait kelangkaan air bersih yang dialami warga tersebut. Sehingga masyarakat tidak terbebani dan ditakutkan ketika menjelang pergantian musim.
"Terus terang ketika masuk pergantian musim, kita merasa khawatir. Karna kekeringan pasti melanda," akuinya.
![]() |
| Foto: warga antri menunggu giliran ambil air di bak penampung. |
Senada dengan Herman, Gajali juga mengaku kasus kelangkaan air bersih ini sudah menjadi keluhan prioritas warga, sehingga dirasa perlu pihak pemerintah mencarikan solusi cerdas, minimal menghadirkan satu unit air bor.
Apalagi dua Minggu terakhir ini, warga sudah mulai mengalami krisis air bersih. "Sudah dua minggu ini kita krisis air bersih. Bahkan air yang diambil warga di bak penampungan itu, agak bercampur jamur," ujar Gajali petugas air setempat.
Dirinya berharap, kelangkaan air bersih yang dialaminya setiap tahun itu, mendapat respon cepat dan solusi cerdas dari Pemerintah Kabupaten Bima, sehingga masalah kekeringan sudah tidak menjadi isu penting bagi warga Dusun Ndano Ndere.
"Kita berharap keluhan kita ini, direspon dengan solusi yang baik, agar krisis air bersih tidak lagi melanda," pintanya. (TN.01)



