Eks Tim IDP-Dahlan di Madapangga, Komit Menangkan SYAFA'AD -->
Cari Berita

iklan 970x90 px

Eks Tim IDP-Dahlan di Madapangga, Komit Menangkan SYAFA'AD

TalkingNewsNTB.com
14 Juli 2020

Foto: Eks Timses IDP-Dahlan di Madapangga.
TalkingNEWS-- Mantan Timses pemenangan Indah Dhayanti Putri dan Dahlan M. Nur (IDP-Dahlan) 2015 lalu di beberapa desa Kecamatan Madapangga, secara terbuka menyatakan sikap berbalik haluan dan berkomitmen memenangkan pasangan Syafru-Ady (SYAFA'AD) pada Pilkada Bima Desember 2020 mendatang.

Hal tersebut, mereka ungkapkan pada moment agenda rapat konsolidasi Timses SYAFA'AD Madapangga yang digelar di Desa Dena, pada Senin (13/7/20)

Sebut saja Herman Waraga Desa Tonda, mengaku sangat kecewa pada kepemimpinan IDP-Dahlan yang lupa akan balas jasa dan doa para pendukungnya 2015 lalu. 

Bayangkan saja, kata dia, perjuangan untuk meraih kemenangan IDP-Dahlan, kita harus berjuang tenaga, materi dan pikiran. Bahkan setiap malam Jum'at kita adakan yasinan untuk mereka. Namun setelah terpilih semua janji diingkar.

Tak hanya itu, lanjut dia, pasca IDP mencalonkan diri sebagai anghota DPRD Bima pun kita mendukung. juga kita mendukungnya. "Intinya IDP-Dahlan tidak sesuai slogan politiknya yakni siapa yang berjuang akan menikmatinya, tapi buktinya kosong alias Nol besar," terang Warga Asli Tonda itu. 

Mirisnya lagi, hasil perjuangan kami hanya dinikmati para elemen tertentu saja. "Pejuang diabaikan lawan politik malah diperhatikan, ini fenomena yang terjadi selama IDP-Dahlan memimpin," akui Herman.

Oleh karna itu, kami ingin gantin pemimpin. Dan Pilkada 2020 ini, insyaallah SYAFA'AD akan kita menangkan," tutupnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ahmad BA, mantan Kades Bolo. Menurutnya  Syafru-Ady Pasangan Komplit dan rekam jejaknya sudah teruji. Kalau IDP-Dahlan Kacang lupa kulitnya, abis manis sempat dibuang. "Ibarat kata pepatah kau kubutuh aku dekat, tatkala tak dibutuh kau kutendang," jelas Ahmad BA, eks IDP-Dahlan ini. 

Ahmad BA juga menyinggung terkait pembangunan daerah yang jalan di tempat selama dinahkodai oleh IDP-Dahlan. Malah berbanding terbalik saat H. Syarudin memimpin hanya 1,8 tahun.

"Ini salah satu faktor kenapa kita banyak yang berbalik haluan mendukung SYAFA'AD dan insya Allah kita siap buka baju untu kedua figur terbaik putra asli Bima ini," tutupnya. (TN.01)