![]() |
| Foto: Ketua DPC PDI Perjuangan Nurdin Amin, SH saat memberikan sambutan. |
Bima, TalkingNewsNTB.Com -- Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bima menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Kantor PDI Perjuangan jalan lintas Bima-Domp Desa Sanolo Kecamatan Bolo, Rabu (11/2/26).
Agenda tersebut dihadiri Sekretaris DPD PDI Perjuangan Hakam Aliaji bersama rombongannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bima Nurdin Amin, SH bersama seluruh jajaranya, anggota fraksi parlemen dan pengurus anak cabang di 18 kecamatan.
Di hadapan Pengurus Provinsi, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bima Nurdin Amin SH dalam sambutannya menyampaikan, bahwa sejauh ini soliditas dan kerjasama partai dan seluruh kader terus ditingkatkan. Hal ini terbukti dengan semakin bertambahnya kursi parlemen setiap tahunnya.
"Bisa kami katakan bahwa kader PDI Perjuangan Kabupaten Bima soliditasnya teruji. Setiap tahun, kursi kita terus bertambah," kata Nurdin Amin, SH.
Tak hanya itu, Om Digon sapaan karibnya itu juga mengaku bahwa dalam penerimaan kader juga sangat hati-hati dan selektif. Karena yang diinginkan adalah kader yang tangguh dan tahan banting meski dalam kondisi apapun.
"Pileg 2029, target kita menambah kursi. Sekarang empat, besok enam kursi. Bahkan tidak menutup kemungkinan dalam Pilkada Bima 2029 nanti, PDIP Perjuangan akan menjadi penantang bagi petahana," tutur Anggota legislatif emoat periode itu.
Menurutnya, Soliditas dan kerjasama antar kader adalah kunci kekuatan partai. Karenanya, ia berkomitmen untuk terus memperkuat dan menjaga keharmonisan seluruh jajaran. Sehingga apa yang menjadi tujuan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bima bisa tercapai.
"Kami akan terus bekerja sama, berjuang bersama, dan mengedepankan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi," pungkas Om Digon.
Di tempat yang sama, Sekretaris DPD PDIP Perjuangan NTB Hakam Aliniaji menyampaikan bahwa Pemilu itu merupakan perebutan kekuasaan yang sah. Maka tuntutannya adalah persiapan yang matang sebelum pertempuran. Bekerja keras untuk mempersiapkan segala sesuatua.
"2027 kira harus bekerjasama, wilayah-wilayah yang kosong harus diisi, sehingga suara yang diraih bisa memenuhi target," kata dia.
"Jika ingin merubah kondisi Daerah, maka Pemilu harus menang. Sebab sendi kehidupan manusia tidak terlepas dari politik, karena setiap kebijakan mempengaruhi segala sektor," ucapnya. (Red)


